Rasa deg-degan menjadi seorang ibu tidak hanya dialami oleh para perempuan yang sudah menjadi ibu, bahkan yang belum menjadi ibu pun sempat berpikiran apa bisa mengelola keuangan dengan baik saat berkeluarga nanti? Tenang saja, meski tidak memiliki background akademik di bidang ekonomi, Anda tetap dapat mengelola keuangan keluarga dengan baik asal mampu mengasah beberapa kemampuan yang sebenarnya sudah Anda miliki.

 

Punya Gambaran Umum Saat Berkeluarga

Sebagai seorang ibu atau calon ibu, Anda tentu perlu memahami gambaran umum apa saja yang Anda akan hadapi ketika menjadi ibu. Baik yang berkaitan dengan biaya kehidupan bulanan, biaya sekolah serta tumbuh kembang anak, biaya refreshing dan lain sebagainya. Wah kalau dipikir-pikir banyak juga ya. Namun, gambaran ini sebenarnya membantu Anda untuk melakukan persiapan lebih matang seperti mulai membiasakan diri menabung, disiplin dalam berhemat, bahkan bisa jadi memikirkan investasi masa depan bersama pasangan serta anak-anak. Untuk urusan investasi, Anda bisa memilih investasi jangka panjang yang aman seperti emas atau rumah.

 

Senantiasa Belajar Mengelola Keuangan

Memang seorang ibu dituntut agar cerdas dalam mengelola berapa pun jumlah uang yang ada dimiliki keluarganya. Meskipun Anda lulusan ekonomi sekalipun, Anda tetap diharuskan belajar cara-cara mengelola keuangan yang baik saat sudah menjadi ibu. Bisa dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan manajemen uang, atau mengikuti workshop finansial yang bisa menambah wawasan serta membuka cara pandang Anda untuk menjadi ibu yang cerdas dalam hal keuangan. Di samping itu, para ibu juga dituntut jeli melihat peluang agar bisa berhemat seperti memanfaatkan promo atau diskon belanja untuk kebutuhan pokok. Ingat. Promo atau diskon belanja ini hanya untuk barang yang benar-benar dibutuhkan ya.

 

Jalin Komunikasi Intens Bersama Pasangan

Sebisa mungkin pererat komunikasi bersama pasangan ya. Meski bisa jadi diantara Anda saat ini ada yang sedang terpisah jarak alias LDR karena pasangan harus bekerja di tempat yang jauh, asal komunikasi yang baik dilakukan setiap hari, semua akan baik-baik saja. Apalagi jika ini berkaitan dengan keuangan. Komunikasi dalam hal ini bukan hanya sekedar sapa dan bicara saja, namun mengedepankan kejujuran yakni bagaimana cara Anda memanajemen keuangan, bila perlu ada nota atau bon belanja yang Anda buat dalam rekap bulanan. Transparansi ini akan membuat kepercayaan pasangan semakin besar dan dukungan dari pasangan dalam bentuk semangat serta materi akan semakin besar juga.

 

Kemampuan di atas memang terkesan sederhana, dan dapat Anda kuasai dengan mudah sebagai perempuan yang memang disiapkan menjadi seorang ibu. Namun, tetap harus dilatih dan diasah terus menerus agar Anda bisa menjadi sosok ibu yang ahli dalam mengelola keuangan keluarga. Selamat belajar Bu. (Mika K)