Bayi akan lahir setelah 9 bulan dalam kandungan seorang wanita. Makanan utama dan terbaik bagi bayi setelah lahir sampai dengan usia 6 bulan adalah ASI (air susu ibu). Pemberian ASI tanpa tambahan pemberian apapun selain vitamin atau obat (jika memang diperlukan) dikenal sebagai pemberian ASI ekslusif.

ASI merupakan susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. ASI sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu foremilk dan hindmilk.

Foremilk merupakan ASI yang biasanya dihasilkan pada saat-saat awal menyusui. Foremilk ini berwarna lebih jernih karena mengandung lebih banyak air daripada lemak. Bagian foremilk inilah yang memenuhi kebutuhan bayi akan air, sehingga tidak perlu lagi memberikan air putih kepada bayi yang menyusu. Foremilk mengandung laktosa yang penting bagi perkembangan otak bayi. Selain itu, foremilk juga kaya akan protein yang berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh, membantu mempercepat pembentukan saraf dan jaringan tubuh dan memperkuat daya tahan tulang serta kulit.

Setelah beberapa saat Anda menyusui, maka foremilk akan berubah menjadi hindmilk. Hindmilk berwarna lebih pekat seperti susu sapi, karena mengandung lebih banyak lemak dibandingkan dengan foremilk. Hindmilk inilah yang memberikan lebih banyak energi dan membuat bayi merasa kenyang.

Setelah mengetahui fakta ini, maka biarkan bayi Anda menyusu hingga kenyang. Jangan terlalu cepat memindahkan bayi pada saat menyusu dari payudara satu ke payudara lainnya, karena bayi akan cenderung lebih cepat lapar akibat mengkonsumsi terlalu banyak foremilk. (Terbit di Buletin Sayang Ibu Edisi 02 – Oktober 2017)

 

Penulis            : Conny Widya

Editor  : Mika K.